Serupa larutan pewarna. Ia kerap menjelma ‘kecelakaan terindah’. Dan menjadi lukisan megah dengan harga yang wah.
Serupa pelukis. Ia tak hanya memperhatikan estetika, tetapi juga komposisi warna agar tetap indah dipandang. Agar tak mudah lekang.
Dan serupa lukisan. Ia akan awet jika kita mau memeliharanya. Agar tak cepat memudar warnanya. Agar tidak mudah kusam bentuknya.
Begitulah cinta kita mewujud. Dan begitulah memelihara cinta.
Pertemuan kita adalah kebetulan. Atau mungkin juga ’kecelakaan’.
Pertemuan yang berbuah pertemanan. Hingga kita sama-sama tak sadar ada ’kecelakaan terindah’ bernama cinta.
Ya, 'kecelakaan terindah' seperti dalam lukisan itu adalah cinta.
Cinta yang harus terus menerus dipelihara, hingga akhir hayat kita.
Ketika kita sama-sama enggan memelihara cinta, jangan menangis jika cinta menjumpai babak terakhirnya. Bisa saja menyedihkan dan memilukan.
Memilih babak akhir cinta bahagia atau duka?
Jawabnya ada pada DIA dan bagaimana kita memelihara cinta.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
wih...postingan lukisan cinta yg indah
ReplyDeletecongrats ya...sampai kakek-nenek ^_^v
cieee yang lagi kasmaran cicitcuiiiitttt
ReplyDeletekalo cinta adalah kecelakaan berarti ending di rumah sakit donk :D
ReplyDeletehehehe kiding
ini cinta2an dengan lawan jenis gitu yak,, si kakang prabu kah? ^_^
ReplyDeletesemoga dimudahkan menuju cinta yg halal ;)
semoga berakhir dengan bahagia
ReplyDeletehahayyy, kejatuhan lope... :D
ReplyDeletejaga dan bina cinta itu,
dan cintai karena cinta-Nya,
agar baik dan membawa kebaikan,,,
salam kenal... :)
wes gen ndang kon nembung....
ReplyDeletehuahahaha.. this story seems so familiar....
ReplyDeletemantab banget... kecelakaan terindah, jadi pengen juga nih... hehe.
ReplyDeleteahh cinta
ReplyDeletekapan ya aku akan bertemu dengan cintaku, separuh agamaku?
:)
Suit-suit! uhuy.
ReplyDeleteSemoga abadi...
ReplyDeletememelihara pun jauh lebih sulit daripada mendapatkannya. akan banyak tantangan yang akan dihadapi, apakah cinta layak dipertahankan atau dilepaskan
ReplyDeleteSemoga bahagia untuk selamanya... :razz:
ReplyDelete