[Flash Fiction] Pada Sebuah Gelas



00.19 WIB
Sudah larut malam begini, tapi tempat ini semakin ramai dikunjungi. Bus pariwisata sampai bus kelas ekonomi dengan penumpang berjubel mulai datang menghampiri.
Ratusan penumpang dengan wajah kucel karena lelah berkendara seharian, langsung menghambur ke toilet umum.
Dan seperti menjadi kebiasaan, selesai dari toilet, para penumpang memesan makan di rumah makan peristirahatan bus ini.
Wajah mereka terlihat sumringah lagi. Mungki karena perut mulai terisi.
Tidak hanya mereka, akupun ikut sumringah. Wajahku sumringah melihat banyak orang beristirahat di sini. Sekadar menikmati secangkir kopi instan atau menghabiskan satu batang rokok.
Tapi yang paling membuatku girang cuma satu: ketika mereka selesai makan Pop Mie.
Aku senang bukan kepalang!
Karena itu artinya, uang Rp200 sudah ada di kantongku!
“Ini Pak..,” kata seorang penumpang sembari menyodorkan satu gelas Pop Mie kosong.
"Alhamdulillah.. Terima kasih," ucapku sambil memasukkan gelas Pop Mie kosong ke dalam karung putih.

Lalu, Pak Tua pun beringsut dari tempat duduknya, menarik tubuhnya, mengesot dari ujung ke ujung tempat peristirahatan penumpang Indramayu. Dia sibuk memunguti gelas-gelas Pop Mie kosong yang dibuang sembarangan.


*Suatu malam, di sebuah tempat peristirahatan bus di Indramayu*



**Picture taken from Wikipedia.

10 comments:

  1. kasihan bapak2 tuanya.. :sad:

    ReplyDelete
  2. @Neng Ocha, hehehe... semoga ngeh, nanti. ;-)
    @Mbak Luvie, sangat-sangat kasihan, Mbak... :???:

    ReplyDelete
  3. Gelas Indomieku tak buwangi :cry:

    ReplyDelete
  4. menurut kita sepele, belum tentu buat orang lain ya

    ReplyDelete
  5. pop mie
    ditarik juga dari peredaran gak ya...
    kayak Indomie di Taiwan dan Singapore???
    heheehheee

    ReplyDelete
  6. @Om Glugu, ayo dikumpulkan. :razz:
    @Mbak Dina, iya Mbak, tidak ada yang sepele dan sia-sia yah.. :smile:
    @Om Suryaden, hanya orang-orang manis yang gampang komentar di sini. Hehehe. :lol:
    @Eneng Ocha, terima kasih, Jeng.
    @Mbak Elsa, hihi.. Kan katanya kadar pengawet Indomie masih dalam batas wajar, Mbak. Nggak tahu kalau Pop Mie. :mrgreen:
    @Dija, haloooooo Dija sayaaanggggg..... ;-)

    ReplyDelete

 
Cerita Kita Blog Design by Ipietoon