Sekumpar Hati
#
Berdua duduk menatap bintang
Berteman sebotol air mineral
Kita berbincang
Dalam balutan rindu yang menebal
#
Di tengah hiruk pikuk Jakarta
Dan temaram lampu taman kota
Sukumpar hati mengikat janji
Bersama merajut mimpi
***
Sketsa dalam SKETSA
Jika aku boleh cemburu
Aku akan cemburu pada buku sketsa
Yang selalu kau bawa-bawa
Jika aku boleh cemburu
Aku akan cemburu pada notebookmu
Yang selalu menemanimu siang malam
Jika aku boleh cemburu
Aku akan cemburu pada semua vektormu
Yang selalu masuk dalam imajimu
Dan..
Jika aku boleh meminta
Aku ingin belajar sketsa
Agar..
Tatkala kau asyik
Meliuk-liukan pena sketsa
Aku bisa mencipta sketsa dalam SKETSA
****
Hujan Abu November
Tak dapat dimungkiri
Tak pula hendak mengelak, kita cemas
Dan khawatir..
Pada deru magma Merapi
Pada abu vulkanis yang mengepul
Mengepung penduduk kampung
Siapa yang tak bingung?
Sekarang hujan abu di bulan November
Bulan yang sama
Saat kita menghelat niat suci
Disaksikan malaikat-malaikat tak kasat mata
Yang tersenyum menggoda
November adalah kebahagian sekaligus kepedulian
Ribuan umat thawaf haji
Dua insan mengucap janji suci
Dan ribuan pengungsi menanti uluran tangan peduli
*****
Dan… Puzzle ku pun lengkap tersusun..
Keping demi keping
Terkumpul sudah
Tersusun dalam rangkaian puzzle nan indah
Dan kau..
Puzzle terakhirku
Menjadi keping pelengkap kehidupanku
Selamat datang calon suamiku
Selamat menyusun puzzle kehidupan baru..
.
.
.
.
You're my better half..
I'm so thankful I have you.. :smile:
******
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
duuuh ku jadi terharu membacanya
ReplyDeleteterdiam..terbawa alur.....
ReplyDeleteizin singgah....
ReplyDeleteuhhuyy!!!
ReplyDeletecemburu nih yeee...!!! asiiik... ethie cemburuuu!!!
wkwkwkwk...
bikin juga ahhh... :P
deeeeuuuuuuhhhhh....
ReplyDeletemanstap..
langsung menuju blog/web yg atu lagi,
siapa tau ada berbalas pantun...
xixixixi...
wow.. indah sekali
ReplyDelete"Hujan Abu November"
ReplyDeletekalo baca bagian ini, jadi kebayang banget kondisi disana...
bahkan, rumah pun hancur, cuma karena Awan saja...
hati ini terasa teriris pilu membaca tulisanmu. :sad:
ReplyDeletemet menempuh hidup baru thie :-)
ReplyDeleteselamat ya dear ethie dan an ... hmmm ... semoga aku cepat menyusul kalian :)
ReplyDeleteSelamat... (dalam kedua artinya)
ReplyDeleteselamat yaaa
ReplyDeletesmoga langgeng sampai akhir zaman kalian
:)
Wow, great post..thanks for sharing ;-)
ReplyDelete;-) :cry: :arrow: :sad: ;-)
ReplyDeleteSELAMAT MENIKAAAAAAAAAAAAAAH
ReplyDeletecepet ounya adik bayi ya Tante
ReplyDeletebiar Dija punya temen
semoga langgeng sampe akhir hayat
ReplyDeletelonglast yaaa..
ReplyDelete:)