Tahukah Anda sosok di belakang layar yang telah menyukseskan Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) melalui dunia digital? Dialah Razi Thalib. Seorang lelaki muda yang sudah berkarier selama tujuh tahun di dunia digital Australia. Razi bergabung dengan GIM pada Oktober 2010. Saat ini, Razi memimpin konseptualisasi, pengembangan dan implementasi sistem registrasi, website dan software operasi GIM.
Tidak hanya sampai di situ. Sepulang dari Australia pun, lelaki muda yang bergelar sarjana Teknologi Informasi dari Charles Sturt University, Australia pada tahun 2003 ini mendirikan sebuah agensi media digital di Jakarta yang bernama bridges and balloons. Di agensi media digital inilah Razi memadukan talenta terbaik industri digital lokal dan internasional. Dengan ditopang oleh sumber daya yang handal, agensi media digital ini membantu para pemilik bisnis untuk bisa mengembangkan bisnisnya secara positif ataupun melalui penggunaan teknologi digital.
Razi boleh saja baru tiga tahun kembali ke Indonesia, akan tetapi keinginannya untuk menjadi entrepreneur patut diacungi jempol.Tentu saja, keinginannya menjadi entreprenuer di bidang agensi media digital itu karena Razi intens dan fokus pada dunia digital. Tidak hanya sukses dengan GIM, Razi pun sukses membangun sistem untuk Zalora Indonesia. Bahkan, saat ini, Razi pun tengah mengembangkan www.setipe.com. Sebuah situs untuk Anda yang sedang mencari jodoh. Pencapaiannya di dunia digital ini pun berbuah manis karena namanya semakin dikenal sebagai personal branding yang oke seperti yang dikemukakan Indiscript Creative sebuah perusahaan Personal Branding Agency pertama di Indonesia.
Razi juga membagi kiat suksesnya dalam mengembangkan sebuah bisnis melalui dukungan perangkat sistem digital, yakni dengan menggunakan konten yang rinci, namun sekaligus mudah dicerna dan menyenangkan. Konten yang disukai pelanggan, menurut Razi, adalah yang mampu menyajikan hal serius menjadi ringan dan menarik tanpa kehilangan esensinya. “Kalau kontennya fun, para pelanggan dengan senang hati akan share, twit, klik “Like”, join, komen, dan sebagainya,"tutur Razi Thalib saat ditemui Indscript Creative.
Bagi pembaca yang ingin tahu lebih banyak tentang Razi Thalib, saya cuplikan beberapa artikel tentang Razi yah..
Razi kembali ke Indonesia setelah 7 tahun berkarir di industri media digital Australia. Ia berpengalaman memimpin pengembangan produk2 digital dari pematangan ide sampai peluncuran dan pemasaran.Sepulangnya ke Jakarta ia mendirikan maskapai konsultasi bernama bridges and balloons yang digunakannya untuk berkolaborasi dengan talenta terbaik industri digital lokal dan internasional. Ia meyakini pentingnya pendidikan dalam mengangkat ekspektasi pengguna untuk meningkatkan kompetisi dan mendorong layanan produk lokal yang berstandar global.Razi bergabung dengan Gerakan Indonesia Mengajar pada bulan Oktober 2010 dan saat ini memimpin konseptualisasi, pengembangan dan implementasi sistem registrasi, website dan software operasi GIM.Razi mendapatkan gelar sarjana Teknologi Informasi dari Charles Sturt University, Australia pada tahun 2003.
Cuplikan lainnya..
Dirinya baru tiga tahun tinggal di Indonesia, setelah sebelumnya sukses berkarir di luar negeri di bidang Digital Engagement. Ia adalah seorang konsultan dan pengusaha, dengan pengalaman tujuh tahun di industri media digital di Australia, khususnya untuk bidang Manajemen Produk, Strategi, dan Pemasaran.
Pendiri dan pemilik “Bridges and Balloons”, sebuah agensi media digital di Jakarta, menyediakan sarana pendukung penuh, terutama bagi para pebisnis pemula. Dengan ditopang oleh sumber daya yang handal, agensi media digital ini membantu para pemilik bisnis untuk bisa mengembangkan bisnisnya secara positif melalui penggunaan teknologi digital. Pilihannya untuk menjadi entrepreneur diawali oleh keinginannya untuk intens dan fokus pada dunia digital.
(Sumber:http://www.indscriptcreative.com/klien/personal-branding-agency/razi-thalib/)
Picture taken from here.

Industri Media Digital apa masih ada korelasinya dengan Social Media??
ReplyDelete