Kemarin sore, saya dan keluarga di kampung dikejutkan dengan tangis
Cenna yang luar biasa.
Cenna nangis kejer pas Maghrib. Tangis terparah dan terlama semenjak
Cenna lahir.
Diajak main tidak mau, digendong nangis kejer, melihat orang atau
benda apapun, tangisya semakin jadi. Menjerit-jerit, melengking, dan
tidak bisa dihibur.
Saya bingung bukan main. Demikian juga dengan orang rumah. Bingung
harus berbuat apa. Cuma komat kamit baca ayat suci. Saya bersholawat
sambil menenangkan Cenna. Gagal!
Saya coba kasih minyak telon. Gagal. Tapi kemudian Cenna muntah. Kolik kah dia?
Bisa jadi. Tapi tangisnya belum juga berhenti.
Sudah setengah jam. Tapi belum ada tanda-tanda Cenna bakal diam.
Sholawat terus disenandungkan, bacaan ayat suci dilantunkan
berkali-kali. Tidak lama kemudian, Cenna diam dan tertidur.
Alhamdulillah..
Saya berusaha meyakini bahwa Cenna memang kolik. Tapi orang rumah
tidak percaya. Mereka lebih percaya, Cenna baru saja diganggu hantu
karena baru pulang jalan sore menjelang Maghrib. Sebuah aktivitas
pantangan bagi bayi. Katanya..
Saya berusaha keras untuk meyakini kejadian tersebut sebagai kolik,
yang biasa dialami bayi. Tapi saya tidak bisa memungkiri memang ada
'sesuatu' sore itu.
Wallahua'lam!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
aku sih lebih suka menggunakan penyebab kolik... soalnya kemudian kita bisa belajar dari situ... tapi klo sesuatu yang lain meski kita meyakini itu ada tapi susah untuk kita pelajari hehehe...:) sun deh buat cenna semoga selalu sehat :)
ReplyDeletekolik itu penyakit apa sih, mbak? soalnya keponakan yang masih bayi di rumah juga kadang begitu :(
ReplyDeletekembung mbak. biasanya terjadi menjelang malam. Nangisnya bisa berjam-jam..
ReplyDelete