Dan.. Puzzle Ku Pun Lengkap Tersusun..


Hari ini genap satu tahun usia pernikahan kami.
Masih 'bayi'. Usia kami masih dalam hitungan jari.
Masih panjang dan terjal perjalanan hidup ini.
Juga masih terlalu dini untuk berbangga hati.
Karena riak-riak gelombang permasalahan masih kerap menghampiri.
Semoga perjalanan ini berakhir indah hingga di akhirat nanti.
Aamiin.


Sejak 2010, bulan November menjadi bulan istimewa buat saya dan suami. Di bulan inilah saya dan suami melangsungkan pernikahan. Tidak ada tanggal cantik. Kami bahkan memilih tanggal 13 November yang bertepatan dengan hari Sabtu. Angka 13 yang disimbolkan sebagai angka sial. Tapi kami melawan stigma bodoh itu. Pun halnya dengan pemilihan hari.

Menikah di bulan November, maka yang harus diperhatikan adalah kekhawatiran hujan deras yang siap mengguyur kapan saja.
Benar saja, malam sebelum ijab qabul, hujan turun semalaman sampai menjelang subuh. Sempat berhenti sebentar, kemudian hujan lagi sampai pukul 8 pagi.
Jangan tanya bagaimana perasaan saya. Dag dig dug der!
Khawatir perjalanan saya menuju masjid, tempat ijab qabul kami, akan terhambat karena hujan. Atau minimal, kami akan hujan-hujanan menuju masjid.
Tapi Allah Maha Baik.. Jam 8 pagi hujan sudah berhenti. Total berhenti. Sampai akhirnya kami berikrar untuk menjadi pasangan setia sehidup semati di Masjid Baabussalam.
Sungguh hari yang teramat istimewa. Bak seorang raja dan ratu kami diusung ke pelaminan cinta.
'Maka nikmat Rabb kamu manakah yang kamu dustakan?' Kalimat ini bertalu-talu dan terngiang-ngiang mengawali perjalanan hidup berumah tangga kami.

Peran saya pun berubah. Saya bukan lagi gadis yang dulu. Saya sudah menjadi seorang istri. Dan kini, setahun kemudian, peran saya menjelma sebagai istri sekaligus ibu. Cenna, buah hati kami lahir, mewarnai hidup kami menjadi lebih hidup. Puzzle kehidupan ku mulai lengkap tersusun. Sungguh sebuah proses yang indah.

Dan di bulan November ini, satu tahun biduk rumah tangga kami berlayar. Riak duka cita melaju menembus hitungan waktu. Terkadang angin datang menerpa membuat biduk sedikit goyah.
Satu tahun.. Masih banyak kewajiban saya sebagai istri dan ibu yang belum tertunai.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya.
Rabbanaa hablanaa min azwajiinaa wa dzurriyatinaa qurrota 'ayun wa ja'alnaa lil muttaqiinaa imaamaa.. (Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyejuk hati kami. Dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertaqwa)

Dedicated to my soulmate.. On our 1st anniversary... Love you dearly.. 



2 comments:

  1. dengan ini kunyatakan postingan ini resmi terdaftar sebagai peserta Giveaway, Moment to Remember, di blogku, terimakasih sudah ikutan ya,Salam kenal, Misfah

    ReplyDelete
  2. Subhanallah, love is a puzzle yaa Mbak :)

    ReplyDelete

 
Cerita Kita Blog Design by Ipietoon