Sementara, di pojok ruang gelap sebuah penjara wanita Tangerang, Prita Mulyasari,32 tahun, tengah kesulitan dan butuh pertolongan. Pertolongan semua orang untuk meluruskan, memberi pencerahan bahwa yang dilakukannya semata-semata hanya curahan hati, uneg-uneg atas perlakuan yang tak layak dia terima dari sebuah rumah sakit swasta -yang katanya- bertaraf internasional.
Ya Robbi..! Saya tidak bisa membayangkan bagaimana dua anaknya yang masih balita di rumah bersama seorang pembantu dan suami yang juga harus bekerja di perusahaan swasta.
Anak-anaknya, Khairan Ananta Nugroho dan Ranarya Puandida Nugroho selalu mencari-cari ibundanya. Dan ayahnya terpaksa berbohong demi melihat anaknya yang belum saatnya memahami apa yang dialami ibundanya. Si bungsu yang masih membutuhkan ASI terpaksa diganti dengan susu formula. Si sulung yang sedang banyak-banyaknya bertanya tentang segalanya pasti sangat kehilangan..
Semoga Bu Prita Mulyasari diberi ketabahan dan kekuatan. Kami semua mendukung ibu.
******
**Persoalan yang dialami Bu Prita Mulyasari berawal dari sebuah email yang dikirimkan kepada beberapa temannya sejak 2008. Entah kenapa, email curahan hati ini bisa tersebar luas di dunia maya. Hingga akhirnya Bu Prita kalah dalam persidangan dan mendekam di penjara sejak 13 Mei 2009.
** Posting seruan untuk mendukung Bu Prita.
** Lebih jelas tentang persoalan yang menimpa Bu Prita, silakan ke Ndoro ini dan Ndoro ini juga
Dari peristiwa ini, saya jadi mengambil pelajaran. Hati-hati mencurahkan isi hati kepada teman atau siapapun. Apalagi ditulis di dunia maya. Banyak orang 'jahat' di luar sana.
(doh) Indonesia..indonesia kapan bisa berubah
ReplyDelete-salam- ^_^
Keep working ,great job!
ReplyDelete