Syukur, Sabar, dan Ikhlaskan

Temans, tahu kan kalau kita diciptakan untuk berpasang-pasangan? Pasti tahu lah... Sandal aja berpasang-pasangan. Demikian juga dengan kehidupan yang kita jalani. Ada yang datang, ada yang pergi. Ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Ada say hello, pasti ada say goodbye. Ada hitam, ada putih. Ada gula, ada semut. Ada ethie, ada...

Itu lah hidup, ritmenya selalu berganti-ganti sepanjang kita masih bernapas, sepanjang kita masih menghirup udara, dan sepanjang jalan kenangan...

Fokuuusss!!  *pentung*

Kenapa sih seperti itu, kenapa nggak lancar-lancar aja, kenapa harus ada pertemuan kalau toh berpisah juga? Kenapa mesti seperti itu, kenapa nggak seperti ini saja?  Kenapa begini, kenapa begitu?

Temans, (ini ngomong ke diri sendiri juga lho) sekali lagi, itulah hidup sobat! Kalau nggak seperti itu, hidup kita pasti monoton. Kalau semua dilancarkan, kalau tidak ada orang yang merasa kehilangan, kalau nggak ada orang sedih, kalau nggak ada mereka yang hidup serba kekurangan, kita PASTI nggak akan punya pembanding. Dan yang pasti kita akan sulit, bahkan akan lupa untuk bersyukur.

Adanya kehilangan, kesedihan, kekecewaan, kematian, kekurangan, suka, senang, bahagia, dan kaya,  itu sebagai pengingat bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi. Kesedihan nggak abadi, kebahagiaan juga nggak. Semua akan terus bergulir, silih berganti..

So, emang kudu sabar, rek! Walaupun sabar itu emang susaaaaah bangett. Apalagi sabar disertai ikhlas, uh, seandainya saya bisa... Mari belajar sabar dan ikhlas..

Btw sob, kemarin-kemarin... Halah, gak jelas nih! Ya oke, tanggal 10 Juni 2009, see? Saya dapat ujian. Dibilang berat, ya berat karena memang nggak mudah saya melewatinya. Dibilang ringan, juga ringan karena masih banyak orang yang mendapat ujian lebih berat, bahkan teramat sangat berat dibandingkan saya.. Dan ujian yang saya alami ini ndak ada apa-apanya  sama mereka.  Tapi, bukankah Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hambaNYA?

So, kembali lagi, yang diperlukan adalah bersyukur, bersabar, dan ikhlas. Mudah mengatakan, tapi sulit dilaksanakan. Dan sekali lagi, mari belajar bersyukur, bersabar, dan ikhlas..

Di tengah ujian yang saya hadapi, saya baru menyadari bahwa  saya dikarunia anak sahabat yang sangat-sangat baik.  Shabat berbagi, bercanda ria.. Ada Mbak Dian, Mbak Rika, juga Eni.. Ada Bunda Menik, Pepi, Phie, Aji, Wendut, Presty, Boodee, Ina, dan teman-teman di luar sana yang dengan sabar memberi saya dukungan, tak bosan mengingatkan agar saya mengingat kekuatan Allah.. Agar saya ikhlas..

Ada Ali, Alwan, dan Budi yang dua hari terakhir ini gitaran sambil nyanyi biar saya nggak sedih. Gitarannya gantian, nyanyinya juga gantian! Ali, teman yang bersikap konyol demi melihat saya tertawa...   Semua demi melihat saya tetap tegar dan ikhlas.. Uuhh, thanks all...

Ada Astri dan Uli, kaka beradik yang udah baiiiiik banget. Mereka berdua yang becandain biar saya  ceria, ngajak jalan-jalan, dan berbagi tentang semua hal..

Dan ada Ari Susanti, teman kuliah, yang sudah lebih dari seorang sodara. Thanks, kri! Meski jarak memisahkan kita, saya di Kalimantan dan dia di Lampung, dialah orang pertama yang saya hubungi ketika terjadi sesuatu. Dia, sahabat yang mendengarkan cerita saya meski sambil masak, sambil cuci piring, sambil ketiduran..  Dengan dia, saya berbagi suka dan duka, semuanyaaaa dari yang paling pelik sampai yang bikin menye-menye..

All, thanks for hugging me, hearing me eventhought I did something terrible..

13 comments:

  1. Ada Mbak Dian, Mbak Rika, juga Eni.. Ada Bunda Menik, Pepi, Phie, Aji, Wendut, Presty, [b]Boodee[\b], Ina, dan teman-teman di luar sana yang dengan sabar memberi saya dukungan, tak bosan mengingatkan agar saya mengingat kekuatan Allah.. Agar saya ikhlas..

    yeee... nama gw disebuuuuuuutttt...

    ahahaha... *terharu*

    ReplyDelete
  2. halah... gak di plurk dan disini..
    salah melulu ngasih kode..

    memalukaaaaaannnn (idiot)

    miyu (idiot) boodee

    ReplyDelete
  3. kok koyo ucapan trm ksh nggon cover kaset ya (ninja)

    ReplyDelete
  4. hugging ypu tightly (cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(cozy)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)(girlkiss)

    ReplyDelete
  5. (rofl)(rofl)(rofl)(rofl)(lmao)(lmao)(lmao)(lmao) yaolo laki gueeeeeeee.. lucu banget sih kamu? cinta deh p (girlkiss)(cozy)

    ReplyDelete
  6. namaku ga disebut
    malah siapa tu wendut
    ga kenal..cih (annoyed)

    ReplyDelete
  7. wendut=wenny ndut, kan?
    *dibekap wenny*
    (banana_rock)

    ReplyDelete
  8. syukur: kita telah diberi hidup, berbagai fasilitas hidup, berbagai ni'mat yg tak terhitung..., diberi petunjuk hidup, dlsb....

    sabar: sabar atas takdir, sabar dlm jalankan perintah, sabar dlm tinggalkan yg dilarang...

    ReplyDelete
  9. Kita memang harus sabar, tapi dalam waktu tertentu kita sama sekali gak bisa untuk berbuat seperti itu, mungkin kita benar-benar menghadapi permasalahan yang begitu rumit. Betul tidak???

    ReplyDelete
  10. Betul.. kita harus sabar menghadapi hidup ini.. gag boleh nyerah.,.. n juga gag boleh nyerah wad rujuk.. hahahahaha [wah, keliatan banget curhatnya nee gua] :"> sukses blog nya.. suroboyonan to ki? kuq nggo rek barang? salam kenal.. ^^v

    ReplyDelete
  11. Orang yang ikhlas adalah orang yang menyembunyikan kebaikannya sebagaimana ia menyembunyikan keburukannya (Ibnul Qayyim) :D

    ReplyDelete

 
Cerita Kita Blog Design by Ipietoon